DKV UNPAS Bandung: CID

Arakanlebah, Komunitas DKV UNPAS Bandung

Tampilkan postingan dengan label CID. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CID. Tampilkan semua postingan

Yahoo! : 30 hari mencari logo

at 9/05/2013 , , , View Comments


Yahoo! yang sedang berevolusi secara manajerial, membuat sang logo pun ikut bertransformasi. Uniknya ini dilakukan dalam waktu 30 hari dan di perbaharui setiap harinya, sampai menemukan pilihan logo yang paling pas dengan kriteria yahoo! yang sekarang, yaitu fun, vibrant, and welcoming.


 logo hari-hari yang lalu
Selama 30 hari, terdapat 30 varian logo terbaru dari yahoo!,  dan sampai akhirnya yahoo menemukan logo yang terbarunya.

Logo terbaru yahoo! yang di umumkan hari ini 5 September 2013
Apakah hanya begitu saja sebuah logo berubah? Tingkat subjektifitas dalam menemukan logo sangatlah tinggi, karena ketika mengajukan sebuah logo, biasanya langsung presentasi ke pemilik perusahaanya atau pemegang keputusan, dan biasanya yang dipilih adalah yang paling "disukai" si pemilik (pengalaman sih begitu). Walaupun sebetulnya dalam desain, selalu ada peneletian, dan penjelasan yang lebih logis yang mendukung konsep dari Logo yang diajukan.
Berikut adalah contoh penelitian tentang pencarian logo yahoo! ini dari survata.com sebelum logo baru yahoo! diumumkan.


Berikut adalah penelitian berdasarkan atribut dari logo yahoo! yang lama



Ternyata logo yang keluar diambil menjadi logo baru yang paling mendekati adalah perpaduan dari logo hari ke 8 dan ke 10, begitu menurut pengamatan saya, sedangkan menurut survey adalah logo hari ke 11. Jadi kalo mau rubah logo lebih baik melakukan riset, tetapi yang paling penting risetnya adalah riset tentang si pemilik perusahaan, atau si penentu keputusan, karena kadang kejadian di lapangan tidak bisa diduga. well, yang penting usaha yang sungguh2 deh yaa kamak-kamak sekalian hehehe... selamat buat yahoo! dengan logo barunya deh :D 

Logo Baru Gerakan Hak Asasi Manusia Internasional

at 9/27/2011 , , View Comments

Seperti yang pernah dibahas di sini: Bersama-sama Membuat Logo Human Rights, pengembangan logo gerakan hak asasi manusia (human rights) telah dilakukan melalui kontes internasional melalui situs humanrightslogo.net. Kurang lebih 15.000 karya  mengikuti lomba ini, termasuk beberapa awak arakanlebah.

Final pemilihan logo dilakukan pada tanggal 23 September lalu. Pemenangnya adalah logo stilasi telapak tangan dan burung merpati karya Predrag Stakic yang berasal dari Serbia. Logo itu  diberinya judul "Free as a man."

Menurutnya, logo ini terinspirasi dari dua simbol ketika membaca deklarasi universal tentang hak asasi manusia. Dari sana ia melihat dua aspek, tangan manusia dan burung sebagai lambang kebebasan. Ia lalu bereksplorasi untuk menemukan simbol yang baru. Tapi ia sendiri sadar, sekedar logo tidak akan mengubah apapun. Setidaknya, logo ini bisa menyatukan gerakan menegakkan hak asasi di manapun di muka bumi.
“In the preamble it says that human rights are the foundation for creating a free, just, and peaceful world in the future. I put that in the design using two universal symbols – a hand and a bird – to make something new.” The winner of the competition does not think that a single logo can change the world. “Not this one either. But a logo is a symbol around which people can rally, and people can change the world.” 
- Press release humanrightslogo.net
Kalau melihat daftar jurinya, pemenang kontes logo ini pasti bisa bangga. Politisi kelas dunia, para aktivis hak asasi, juga para desainer papan atas, dan pejabat dari berbagai negara menjadi juri yang akhirnya menentukan logo mana yang paling pantas. Coba tengok daftarnya di bawah ini.

Para aktivis perdamaian dan HAM:
  • Navanethem Pillay (South Africa) - UN High Commissioner for Human Rights,
  • Aung San Suu Kyi (Myanmar) - pemenang Nobel Perdamaian,  
  • Shirin Ebadi (Iran) - pemenang Nobel Perdamaian,
  • Muhammad Yunus (Bangladesh) - pemenang Nobel Perdamaian, 
  • Mikhail Gorbachev (Russia) - pemenang Nobel Perdamaian, 
  • Jimmy Carter (USA) - pemenang Nobel Perdamaian,
  • Angelina Acheng Atyam - aktivis hak anak, Uganda), 
  • Waris Dirie - supermodel dan aktivis hak perempuan Somalia, 
  • Roland Emmerich - Sutradara Hollywood dan produser asal Jerman,
  • Carolyn Gomes - aktivis HAM, Jamaica,
  • Juanes - bintang pop dan aktivis perdamaian, Colombia,
  • Somaly Mam - aktivis hak HAM, Cambodia,
  • Paikiasothy Saravanamuttu - aktivis HAM, Sri Lanka,
  • Jimmy Wales - pendiri Wikipedia, USA, 
Para desainer grafis papan atas dunia:
  • Ahmad Humeid (Jordan), 
  • Javier Mariscal (Spain), 
  • Erik Spiekermann (Germany) 
Para pejabat negara juga ikut terlibat, seperti menteri luar negeri asal Kanada, Bosnia Herzegovina, Chile, Jerman, Mauritius, Senegal, Singapura, dan Uruguay.

Layakkah karyanya?

Karya ini terpilih dari 10 finalis yang sudah divoting secara online sebelumnya. Dari tepatnya 15,396 karya yang masuk, dilakukan voting secara bertahap dan akhirnya menghasilkan 10 finalis tersebut. Berikut adalah 10 finalis yang masuk grand final pemilihan:


Ada satu karya dengan gagasan yang mirip, karya berjudul "My Right". Sewaktu pemilihan dengan voting online, karya ini mendapat perhatian besar. Tapi kalau membandingkan keduanya, antar yang menang dengan karya tersebut, secara artistik memang lebih menonjol "Free as A Man". Logo lainnya tampak rumit, memiliki kecenderungan etnis tertentu, dan beberapa lagi agak mirip dengan citra logo brand lain. Yang cukup unik, hampir semua karya didominasi warna biru.

Dari blog underconsideration.com, para komentator melihat logo pemenang ini memang lebih baik dalam hal eksekusi, tetapi lebih mirip belati atau bilah pisau daripada bulu burung atau jari tangan manusia. Kesan lembut pada bulu atau kelentikan jemari manusia memang tampak kurang menonjol. Sebuah kritik yang fair, begitu bukan?

Apapun itu, logo ini sudah resmi menjadi logo gerakan hak asasi manusia internasional. Jika membutuhkan artwork-nya, silakan unduh file aslinya di halaman ini: humanrightslogo.net/pages/press. Di sana sudah disediakan beragam format logo sesuai kebutuhan. Yang belum ada adalah manual penggunaan logo ini, apa yang boleh dan tidak boleh, bagaimana implementasinya pada beragam background media, dll. Kita tunggu saja.

Berikut adalah foto-foto pemilihannya:






Bersama-sama Membuat Logo "Human Rights"

at 5/10/2011 , , , View Comments

http://humanrightslogo.net/
Jerman beserta beberapa negara lainnya: Bosnia & Herzegovina, Canada, Chile, the Czech Republic, Germany, Indonesia, Mauritius, Senegal, Singapore and Uruguay, bersama-sama menginisiasi sebuah kampanye untuk membuat logo universal untuk Human Rights, atau Hak Asasi. Seperti yang diposterkan dalam web mereka, selama ini hak asasi tidak memiliki simbol yang universal, seperti "Cinta" dengan simbol hati, atau "Peace". Harapannya, kampanye ini akan menghasilkan satu logo, atau simbol yang universal tentang hak asasi, sehingga dapat digunakan dimanapun di dunia.

Kampanye ini dilakukan dengan membuat lomba logo, yang resmi dimulai pada tanggal 3 Mei 2011, dan akan berakhir hingga 31 Juli 2011. Lomba ini berlaku untuk semua orang, siapapun dia, baik yang profesional maupun yang amatiran. Lomba inipun menerima ide logo dalam berbagai format, dari mulai gambar jadi, sampai foto ranting yang disusun sedemikian rupa membantuk gagasan simbol hak asasi. Pemenang utama akan mendapat hadiah 5,000 Euro, atau $7,300.

Berikut aturan dasar dalam mengikuti lomba ini:

Latar Belakang
Saat ini belum ada simbol universal yang mewakili gagasan Hak Asasi. Logo untuk "Human Rights" ini diharapkan dapat menyebarkan gagasan tantang hak asasi ke seluruh dunia dengan kekuatan bahasa visual yang jelas, dan unik. Gagasan lomba ini secara umum untuk menemukan satu simbol yang unik dan jelas, dengan mengundang kreatifitas dari seluruh penjuru dunia.

Tujuan
Tujuan utama dari lomba ini, adalah menciptakan sebuah logo yang dibuat oleh masyarakat, untuk masyarakat sendiri, yang diharapkan dapat memberi kontribusi positif terhadap penyebaran dan implementasi hak asasi di dunia.

Tugas
Tunjukkan pada dunia logo Hak Asasi Manusia buatan Anda!

Apa yang harus Anda lakukan
Tunjukkan gagasan Anda, baik dalam bentuk sketsa, maupun gambar logo yang sudah lengkap. Yang penting, gagasan itu meyakinkan sebagai gagasan simbol hak asasi manusia yang bisa berlaku universal.

Bagaimana caranya berpartisipasi
Unggah logo Anda ke www.humanrightslogo.net, setelah login baik melalui web langsung, maupun menggunakan akun facebook maupun twitter. Diskusikan dan cermatilah logo-logo yang sudah ada sebelumnya, yang akan didukung pula oleh tim ahli. Sebuah tim juri yang terdiri dari beberapa orang aktivis hak asasi dan para ahli desain, akan memilih 10 besar gagasan terbaik, selanjutnya karya-karya itu akan dipolling kembali oleh seluruh pengunjung di dunia.

Mengapa Anda perlu ikut lomba ini
Logo yang terpilih akan digunakan sebagai simbol global untuk Hak Asasi Manusia di seluruh dunia. Dan lagi, hadiah utama untuk pemenang utama lomba ini cukup besar, 5000 Euro, gagasan terbaik kedua akan mendapat 3000 Euro, dan gagasan terbaik ketiga mendapat 1000 Euro. (Pada saat artikel ini ditulis 1 Euro = Rp. 12,242.45).

Aturan Main
  • Karya/gagasan yang dipublikasikan melalui website www.humanrightslogo.ne dapat berupa: sketsa kasar di atas kertas, lukisan di atas kanvas, gambar digital melalui komputer, gambar dengan rangkaian ranting di atas pasir, dst.
  • Gagasan harus dapat dipahami dengan mudah meski tanpa teks yang menyertai gagasan tersebut.
  • Kata-kata yang dapat dicantumkan pada logo hanyalah “Human Rights”.
  • Perpaduan inisial (HR) dapat dikembangkan menjadi logo, hanya jika secara visual perpaduan itu mudah dipahami tanpa mencantumkan teksnya.
  • Penggunaan teks saja, tidak dapat diterima.
  • Hanya gambar yang dapat diunggah ke website, tidak berupa file video atau suara.

Ada 30 orang dewan juri, yang dibantu juga oleh panel 9 ahli yang secara sukarelawan akan membantu proses pemilihan logo ini. Di antara 30 juri itu, ada Aung San Suu Kyi dari Myanmaar, dan Muhammad Yunus dari Bangladesh, tokoh dunia pemenang hadiah Nobel Perdamaian. Mereka akan memilih 10 gagasan di antara 100 entri terbaik. Pengunjung Internet di dunia kemudian akan memilih satu pemenang dari 10 pilihan para juri tersebut, dimulai 27 Agustus sampai 17 September 2011. Pengumuman pemenang akan dilakukan pada akhir September, di New York, Amerika Serikat.

Di antara sesama partisipan, Anda bisa saling mem-follow dan memberi komentar, serta memberi label "suka" terhadap gagasan orang lain. Masukan dari partisipan lain bisa sangat berharga, karena kita diberi kesempatan untuk membuat varian eksekusi terhadap gagasan yang sudah dibuat, sehingga dari maksimal 5 gagasan yang dapat diunggah, kita bisa memasang lebih dari satu alternatif eksekusi. Proses bersosialisasi ini tentu saja sebaiknya mengikuti aturan umum dalam bersosialisasi di internet, yang juga sudah ditetapkan dalam sebuah artikel yang berisi petunjuk dalam mengikuti lomba

Inspirasi: Logo dan Letterhead

at 4/01/2011 View Comments

Letterhead adalah aplikasi dasar dalam corporate identity. Untuk setiap aplikasi stationaries yang dibuat untuk corporate identity, biasanya kartu nama dan Letterhead yang paling sering dibuat. Meski saat ini, dengan berkembangnya komunikasi via online, letterhead yang dicetak juga menghadapi tantangan.

Berikut adalah beberapa contoh Letterhead yang mungkin bisa menjadi inspirasi Anda:

Dari mateuszmadura.deviantart.com | Desain oleh: www.redkroft.com

Dari deviantonis.deviantart.com

Dari khawarbilal.deviantart.com

Dari www.behance.net
Dari designsitesup.com


Berikut beberapa tautan yang bisa dijadikan referensi juga:

Jerry Kuyper Tentang Logo Manual Book

at 3/31/2011 , View Comments

www.logolounge.com/
Jerry Kuyper, desainer logo papan atas pernah mengemukakan beberapa hal mengenai manual/standar penggunaan logo, yang disebutnya sebagai "a few qualities I try to achieve in identity standards". Jerry Kuyper adalah desainer untuk beberapa logo perusahaan terkenal seperti Touchstone Film, Cisco Systems, dan 360 Communications and United Technologies.

Manual penggunaan logo sangat penting karena konsistensinya mencerminkan kepribadian si perusahaan yang diwakili oleh logo tersebut. Logo, yang juga menjadi Corporate Identity, bahkan menjadi Brand Identity, harus diterapkan secara konsisten tetapi juga harus mengedepankan paparan yang proporsional sesuai format medianya.

Saat ini Jerry Kuyper memimpin perusahaannya sendiri, Jerry Kuyper Partners yang berkedudukan di Westport, Connecticut. Ia memulai karir desainnya melalui pendidikan desain di University of Cincinnati. Ia memang dibesarkan di Cincinnati, dan ketika mulai bersekolah, ia justru memilih arsitektur di tahun 1966.

www.logolounge.com
Setelah akhirnya menyerah dengan mata kuliah kalkulus, ia memilih untuk pindah ke desain grafis. Setahun kemudian, Professor Gordon Salchow turut mengajar di sekolah itu, dan membuka lebih banyak cabang pendidikan desain, hingga hari ini.

Pada tahun 1976, Kuyper menjadi dosen di jurusan desain grafis di University of Hawaii, dimana ia mendapat banyak pencerahan mengenai kebudayaan dalam karya-karyanya. Pada tahun 1979, ia menerima Fulbright-Hays, dana hibah untuk berkelana dan mengajar selama satu semester di National Institute of Design di Ahmedabad, India. Ia menggunakan kesempatan untuk berkeliling dunia dengan dana hibah ini, mengunjungi berbagai kebudayaan, ke Jepang, Hong Kong, Thailand, India, Nepal, Mesir, Israel, dan ke Eropa, sebelum akhirnya menetap di Los Angeles.

Berikut ini adalah isi dari komentarnya tentang Logo dan Corporate Identity Manual,  "a few qualities I try to achieve in identity standards":
  • Strategic. Fokus pada argumen utama, mengapa identitas ini penting, dan apa yang ingin dicapai oleh si perusahaan. Jangan terpaku pada bagaimana mereka melakukannya.
  • Visual. Paparan visual jauh lebih efektif daripada berpanjang-panjang dengan teks.
  • Easy-to-understand. Kembangkan logo yang menarik orang lain untuk merasa dilibatkan, tetapi hindari jargon yang tidak perlu/berlebihan.
  • Short. 20 halaman yang informasinya padat jauh lebih baik daripada 50 halaman penuh basa-basi. Tidak perlu memasukkan hal-hal sisipan seperti bagaimana merancang tata letak kartu nama, terutama karena dapat digantikan dengan template yang memudahkan pengguna. Cukup tampilkan secara sekilas.
  • Respectful.  Pahami siapa yang akan menggunakan manual tersebut, dan jangan sampai apa yang disampaikan dalam manual seolah melecehkan kecerdasan mereka.
  • Balanced. Identifikasi fleksibilitas standar dalam manual. Ada hal-hal yang harus diatur dengan sangat kaku, tetapi juga ada yang perlu fleksibilitas. Ingat, terlalu fleksibel dapat menyebabkan kekacauan citra, sebaliknya terlalu kaku menghilangkan kesan komunikatif.
  • Digital. Untuk standar/manual yang bersifat sementara, buatlah versi .pdf yang dapat dikirim secara online, atau diunduh dari website, dan dicetak pada mesin printer. Manual digital ini juga dapat dijadikan material online yang membantu siapapun yang membutuhkan secara cepat. Hampir sebagian besar manual yang dicetak, harganya terlalu mahal dan cepat habis karena tidak akan diperbanyak secara massal. Lagipula isinya tidak dapat diupdate sewaktu-waktu terjadi perubahan minor (Manual Book perusahaan General Electric berjumlah 400 halaman pernah dicetak sebanyak 2,000 eksemplar pada tahun 1987, dan tak satupun tersisa di tahun berikutnya)
  • Scalable. Digital files yang dapat berkembang atau direvisi akan sangat membantu mematangkan citra perusahaan, lagipula mengelola identitas bukanlah pekerjaan sekali jadi, melainkan proses yang relatif panjang.
Mengenai contoh-contoh Logo Manual Book, dapat diperiksa di "Catalogue" milik Hans Stol. Untuk studi kasus Logo Manual Book online, dapat mengunjungi website http://www.airproducts.com, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang eksplorasi material kimia, energi, dan elektronika.


*Foto diambil dari website LogoLounge.com.

Sekelumit Kisah di Balik Desain Ulang Logo

at 1/15/2011 , View Comments

Menurut blog www.logoblog.org, pada tahun 2010 ada beberapa perubahan logo pada perusahaan multinasional, atau produk tertentu, yang patut dijadikan referensi. Tidak semuanya saya tampilkan ulang di sini, Anda bisa periksa di blognya langsung.

Yang menarik adalah, kategori yang dibuatnya. Ada perubahan yang dianggap Bagus, ada perubahan yang dianggap Tidak Bagus, ada yang dianggap Tidak banyak Berubah, ada pula yang dianggap Berubah Drastis, bahkan yang Kontroversial. Berikut masing-masing kategori dalam bahasa aslinya, beserta contoh yang menurut saya perlu mendapat perhatian. Gambar-gambar mengenai logo yang dibahas, diambil dari artikel aslinya di www.logoblog.org.


The Good Ones


Dell, siapa yang tidak tahu dengan perusahaan satu ini, dengan slogannya, The Power to Do More. Dell bercita-cita menciptakan teknologi, yang mampu mengeksploitasi kemampuan manusia hingga batas yang tak terhingga. Dell percaya, teknologi bisa membantu manusia melakukan itu. Mengenai bagaimana mereka bekerja, ini adalah penjelasannya: "Dell is uniquely positioned to impact industry trends. We maintain strong internal development capabilities. We partner, rather than compete, with top industry technology suppliers and original development manufacturers. We steer enabling industry standards and technologies through industry groups and strategic partners.  In this way, Dell spurs innovation and delivers value to customers."

The way we bring the Dell brand to life in the marketplace is essential to building and enhancing customer loyalty at every touch point. Whether that customer is a CIO who needs to reduce power consumption in the datacenter, a researcher using a supercomputer to develop life-changing vaccines, or a student using the Internet to communicate with classmates in other countries; people everywhere want to trust their technology provider to deliver solutions that empower them to do and achieve more. This is the essence of the Dell brand and it’s the foundation for our visual identity.
— Karen Quintos, Senior Vice President & Chief Marketing Officer, Dell Inc.

Menurut blog  http://www.underconsideration.com/ logo baru Dell ini termasuk perubahan yang bagus. Perubahan pada ukuran huruf E yang lebih besar dari x-height keseluruhan huruf, dipandang menciptakan keseimbangan yang lebih baik pada penampakan logo secara keseluruhan. Apakah perubahan ini sudah menggenapi visi Dell seperti dalam kutipan di atas?


The ‘Not-so-Good’ Ones



Semua orang pasti tahu NASA, lembaga penelitian angkasa luar milik AS ini, namanya seolah  sudah jadi aset dunia. Kebanggaan mereka tertulis di websitenya, "NASA remains a leading force in scientific research and in stimulating public interest in aerospace exploration, as well as science and technology in general. Perhaps more importantly, our exploration of space has taught us to view Earth, ourselves, and the universe in a new way."

Tapi di website tersebut bisa Anda lihat, logo baru ini tidak digunakan. Ternyata karena perubahan logo ini atas inisiatif si agensi, bukan karena permintaan NASA. Dalam artikel di blog.thisisbase.com dijelaskan gagasan yang diajukan oleh si biro desain, untuk mengubah logo NASA tersebut. Menurut mereka, NASA perlu logo baru karena logo lama mereka itu tampaknya membutuhkan sentuhan baru, membantu menampilkan kecanggihan teknologi yang NASA unggulkan.


The Unnoticeable Ones




Apa yang berubah dari logo gmail ini? Sedikit. Pada logo sebelumnya, menggunakan efek 'shadow', sedangkan logo yang baru menggunakan sedikit emboss tanpa 'shadow'. Dibandingkan dengan perubahan pada logo Cartoon Network, perubahan pada logo gmail bisa dibilang tidak signifikan, karena jika dilihat secara keseluruhan tidak, tidak banyak yang akan mengubah cara kita melihat logonya. Tetapi efek emboss atau shadow, jelas memiliki kesan tersendiri.

Pada logo Cartoon Network, terjadi perubahan yang cukup signifikan sebenarnya, karena peletakan huruf C dan N pada logo tersebut cukup memberi perubahan pada keseluruhan tampilan logo. Logo sebelumnya tampak lebih dinamis, sementara yang baru menjadi lebih 'kalem'. Di youtube, ada video bumper Cartoon Network, dengan logo barunya itu.




The Drastic Ones


Perubahan logo yang MySPace ini, sudah diterapkan pada websitenya, seiring dengan perubahan tampilan laman websitenya.  Kata 'space' pada logo itu kini menjadi 'ruang kosong' yang diharapkan dapat diisi dengan berbagai artwork sesuai konteksnya, sesuai pernyataan MySpace VP of User Experience Mike Macadaan, tentang filosofi logo baru itu, “MySpace is a platform for people to be whatever they want, so we’ve decided to give them the space to do it.” 


Gambar di atas adalah contoh penerapan logo baru MySpace yang dimuat di blog Techcrunch.com. Seperti yang diulas pula di DailySocial.net -sebuah blog lokal yang membahas mengenai berita-berita teknologi web dan internet dari dalam dan luar negeri - gagasan perubahan logo ini cukup menarik sesuai filosofinya. Persoalannya, bagi para pemula di internet, mungkin agak kesulitan mengasosiasikan nama 'MySpace', jika hanya melihat logonya saat ini. Sepintas, orang bisa menyebutnya 'MyLine', karena garis di samping kata 'My' yang cukup dominan itu. Bagi yang sudah pernah mengetahui brand MySpace, maka perubahan ini mungkin tidak terlalu menjadi masalah.

Perubahan yang drastis pada logo MySpace, sayangnya tidak banyak mengubah nasib perusahaannya. Belakangan beredar kabar, myspace.com bersiap memberhentikan 30 persen karyawannya, karena mulai kesulitan keuangan. Perusahaan milik jutawan media, Rupert Murdoch ini tampaknya tak sanggup bersaing dengan jejaring sosial lainnya, Facebook dan Twitter.

The Controversial Ones


Perubahan logo yang paling kontroversial, mungkin terjadi pada logo GAP ini. GAP adalah brand yang sudah lama berkecimpung di dunia fashion, sehingga sudah banyak yang menjadi fans mereka.Ketika perubahan ini dilakukan dengan diam-diam melalui perubahan pada tampilan web mereka, yang terjadi ribuan komentar negatif membanjiri GAP, baik melalui media sosial Facebook, Twitter, bahkan website ternama seperti BrandChannel.com berkomentar sangat tajam. Dari web BrandChannel.com bisa kita lihat tampilan logo baru GAP yang muncul di website mereka.

Yes, after dominating the late 1990s and early 2000s, Gap has dropped its iconic logo in favor of something that looks like it cost $17 from an old Microsoft Word clipart gallery.

Pedasnya komentar dari berbagai pihak, memaksa GAP akhirnya membatalkan perubahan logo ini, dan akhirnya kembali ke logo lama mereka. Web http://99designs.com/ kemudian berinisiatif mengadakan lomba perubahan logo GAP, sebagai respon dari kasus ini. Gagasan ini berhasil mengumpulkan lebih dari 4600 rancangan logo! Tetapi lomba ini murni gagasan 99designs.com, dan sama sekali tidak terkait dengan GAP.

Sementara itu, produk lain dari GAP yang juga melakukan perubahan logo, GAP Body Fit, tidak mengundang kontroversi berlebihan. Bahkan menurut blog logodesignworks.com perubahannya dipandang cukup memberi harapan pada citra GAP Body Fit di masa depan.

Kasus GAP ini mungkin bisa menjadi pelajaran berharga, bagaimana media sosial punya kekuatan yang bisa mempengaruhi popularitas sebuah brand, bahkan konsumen/komunitas secara aktif berpartisipasi dalam perkembangan sebuah brand. Salah merespon, bisa berbalik membahayakan brand yang sudah mapan.

YAMAHA: Motor atau Musik?

at 10/14/2010 , View Comments

Siapa yang gak pernah denger YAMAHA, sebuah brand besar yang mungkin dikalangan otomotif dan musik sudah bukan hal yang asing. Kok bisa yah satu nama untuk dua jenis usaha yang berbeda? Yamaha didirikan pada tahun 1887 oleh Torakusu Yamaha, dan yang pertama dibuatnya adalah alat musik organ, kemudian berkembang membuat piano, harmonika dan gitar akustik. Dengan keahlian mereka pada kayu, mulai dikembangkan membuat furnitur.

Pada tahun 1953 Yamaha mulai merambah usaha lain, dan pada tahun 1954 Yamaha berhasil membuat sepeda motor. Kedua jenis usaha ini terus berkembang dengan pesat sampai sekarang, Yang utama adalah Yamaha Corp. sedangkan untuk Yamaha Motor memang dikembangkan terpisah, karena lebih cenderung kepada manufaktur. Ada kutipan dari web Yamaha global seperti berikut :

"........... no matter what business we take on, or what country we do business in -- we seek to remain perfectly attuned to the set of shared values that define the World of Yamaha."

Demikian sepintas sejarah Yamaha, sekarang mari kita lihat perjalanan brandingnya :


Dan yang berikut ini adalah perkembangan pada logotype-nya:




Yamaha Corp. menggunakan Simbol logo Yamaha dengan ujung garputala ada dalam lingkaran, dan pada huruf "M" dengan kolom tengah kaki lebih pendek dari luar, dan fitur "YAMAHA" dicetak dalam huruf asimetris. Logo Yamaha Motor Co, Ltd dicetak dalam font simetris dan menggunakan merah sebagai warna korporatnya, sementara Yamaha Corp. menggunakan warna ungu.


                                                Yamaha Motor                                                   Yamaha Corp.

Sebuah perjalanan yang panjang, korporasi yang berusia 113 tahun pada tahun 2010 ini telah melewati proses yang panjang, tetapi terlihat konsistensinya pada logo dan filosofi perusahaanya yang mengambil ikon garputala. Garputala ditemukan oleh seorang pemain terompet bernama John Shore (1662-1751), garputala adalah alat standar yang digunakan untuk menyamakan frekuensi alat musik. Tiga Garputala pada logo yamaha melambangkan tiga pilar bisnis yamaha, yaitu : Teknologi, Produksi, dan Penjualan. Selain itu tiga garputala tersebut melambangkan tiga elemen esensial dalam musik, yaitu : Melodi, Harmoni, dan Ritme.

Berbagai Jenis Dasar Logo

at 3/26/2010 , , View Comments


Logo, atau Logotype, berasal dari kata logo, type (Merriam-Webster Dictionary), merupakan sebuah huruf atau sebuah plat yang dicetakkan yang memiliki makna, yang biasa dipergunakan sebagai nama surat kabar atau lambang (1816).

Logotype merupakan bentuk ekspresi dan bentuk visual dari konsepsi perusahaan, produk, organisasi maupun institusi. Logotype merupakan lambang visual, yang memiliki bentuk yang berasal dari filosofi organisasi yang bersangkutan. Selain itu logotype biasanya menggunakan elemen bentuk yang memiliki filosofi khusus, misalnya lingkaran sebagai simbol persatuan, daun sebagai simbol pemerintahan, dan lain sebagainya.

Dalam perkembangannya, logo mengalami deformasi bentuk mulai dari bentuk-bentuk logo yang rumit hingga menjadi sebuah bentuk yang sederhana dan mudah diingat. Pelbagai pilihan elemen-pun ikut bertambah, mulai dari penggunaan inisial, nama perusahaan, monogram maupun pictogram. Seiring dengan perkembangan dunia periklanan, peran logo menjadi amat penting terutama dalam pembuatan strategi branding sebuah produk. Fungsi identitas contoh jenis logomerupakan ukuran sebuah logotype, dengan hanya melihat logo seseorang akan ingat, tertarik, lalu membeli. Dari fungsi ini, logo kemudian menjadi ukuran sebuah citra, baik citra sebuah produk, perusahaan maupun organisasi.

Jenis dan Tipe Logo
Pada masa awal perkembangannya, pembagian jenis logo tidaklah serumit sekarang. Mula-mula logo hanya berupa bentuk yang tak terucapkan seperti gambar, yang dibuat oleh perajin untuk lambang kerajaan.

Seiring dengan berkembangnya jaman, logo tidak hanya digunakan untuk kepentingan kerajaan saja, melainkan untuk memberi tanda pada barang-barang yang dijual di pasar. Pembagian jenis logo secara sederhana terbagi atas dua bagian yaitu Word Marks atau Brand Name yaitu logo yang tersusun dari bentuk terucapkan, serta Device Marks atau Brand Mark yang tersusun dari bentuk tak terucapkan. Bisa pula logo terdiri atas keduanya, yang merupakan kombinasi dari brand name dan brand mark.

Sebagai contoh untuk brandname adalah logo Sony yang hanya tersusun dari kata sony, dan Shell logo untuk brand mark yang tersusun dari gambar kerang. Sedangkan paduan keduanya adalah seperti logo rokok Djarum, yang terdiri dari tulisan Djarum dan gambar jarum.

Kemudian dengan semakin bertambahnya jumlah produk di pasar, serta semakin kompleksnya karakteristik pasar muncul berbagai jenis logo, yang pada dasarnya merupakan paduan dari dua jenis logo di atas. Berikut kami sajikan beberapa jenis logo, yang penggolongannya berdasarkan pendapat John Murphy dan Michael Rowe* :

1. Name - Only Logo
2. Name/Symbol Logo
3. Initial Letter Logo
4. name only logosPictorial Name Logo
5. Associative Logo
6. Allusive Logo
7. Abstract Logo

* Murphy, John and Michael Rowe. How to Design Trademarks and Logos. Ohio : North Light Book, 1998.

Name Only Logo
Adalah logo yang diambil dari sebuah nama, dengan menggunakan gaya grafis khusus. Logo jenis ini memberi ketegasan dan pesan langsung kepada konsumen. Contoh logo jenis ini seperti pada produk sandang karya perancang ternama Yves Saint Laurent, produk elektronik Sony, Toshiba, Panasonic, produk kamera Nikon, Leica, Yashica, peralatan fotokopi Xerox, dan lain-lain.

Name/Symbol Logo
Yaitu logo yang terdiri dari nama perusahaan atau produk dengan gaya tipografis yang berkarakter kuat, tersusun atas bentuk-bentuk grafis seperti oval, lingkaran atau kotak. Sebagai contoh adalah logo Ford, Du Pont, Hertz dan banyak lagi. Kelebihan jenis logo ini adalah pada bentuknya yang ringkas dan fleksibel karena jenis logo seperti ini mampu berdiri sendiri.

Initial Letter Logo
Yaitu logo yang menggunakan huruf awal (inisial) dari nama produk atau perusahaan dan menjadikannya sebagai elemen utama dari logo tersebut. Logo jenis ini terkadang menunjukkan gabungan nama pemilik perusahaan seperti logo produsen hardware komputer Hewlett-Packard. Selain contoh diatas banyak contoh lain seperti logo Bank BCA, IBM, RCTI, dan lainnya.

Pictorial Names Logo
Adalah logo yang menggunakan nama produk atau organisasi sebagai komponen penting dari gaya logo, yang secara keseluruhan logo ini memiliki gaya yang sangat khusus. Perusahaan yang menggunakan logo jenis ini, biasanya adalah perusahaan yang sudah terkenal, seperti Coca Cola, Kodak, McDonald, Rolls Royce dan lain sebagainya. Karena kuatnya image perusahaan/produk yang memakai logo ini, maka bila terjadi peniruan logo tersebut oleh produk atau perusahaan lain maka citra yang dihasilkannya tetap mengarah pada produk atau pictorial name logoperusahaan yang ditiru.

Associative Logo
Yaitu logo yang berdiri bebas yang biasanya tidak memuat nama produk atau perusahaan, tetapi memiliki asosiasi langsung dengan nama, produk atau wilayah aktifitasnya. Sebagai contoh logo perusahaan pembuat pesawat terbang Aerospatiale, logonya terdiri dari kalimat Aerospatiale yang membentuk bola planet yang dengan jelas memperlihatkan jangkauan aktifitasnya yakni penerbangan, logo perusahaan minyak Shell yang menunjukkan gambar kerang sebagai asosiasi dari fosil penghasil minyak, kemudian logo 20th Century Fox, yang menggambarkan gemerlap dan megahnya dunia perfilman dan masih banyak lagi. Jenis logo seperti ini mempunyai daya tarik kuat dan mudah untuk dipahami.


Allusive Logo
Yang dimaksud dengan allusive logo adalah logo yang bersifat kiasan, seperti logo Mercedes Benz yang terdiri dari bentuk bintang segitiga yang merupakan representasi dari sistem kemudi mobil, bentuk A pada perusahaan penerbangan Alitalia yang dideformasikan dari bentuk ekor pesawat yang berfungsi sebagai penyeimbang. Logo jenis ini memiliki hubungan yang tidak langsung antara nama dengan logonya sehingga logo jenis ini sulit untuk dipahami, dan memerlukan waktu lebih agar seseorang bisa memahami apa maksud dari logo yang bersangkutan.


Abstract Logo
Yang dimaksud dengan logo jenis ini adalah logo yang dapat menimbulkan beraneka kesan, yang dipengaruhi oleh daya pemahaman konsumen. Ini terjadi karena bentuk visual logo ini sangat abstrak. Diantaranya mengambil suatu bentuk struktural yang dikreasikan dengan efek optis yang bervariasi. Sebagai contoh adalah logo Citroen. Logo jenis ini sangat disukai di Amerika, karena logo jenis ini mampu dibuat dengan bermacam variasi dan sangat orisinil sehingga terjadinya kemiripan sebuah logo dengan logo yang lainnya akibat dari banyaknya produk dan perusahaan yang tumbuh di Amerika bisa dihindari.

Bentuk logo abstrak yang ada di Indonesia adalah seperti logo Bakrie Brothers. Abstract logo pertama kali digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar Jepang, yang kemudian perusahaan-perusahaan tersebut mengalami kesuksesan di negara barat, sehingga menjadi ide baru bagi perkembangan logo di dunia barat. Logo jenis ini sekarang menjadi standar disain logo kontemporer. Kelemahan dari jenis logo ini adalah bentuknya yang abstrak, sehingga sukar dipahami oleh konsumen serta tidak memiliki pengertian yang benar-benar tepat seperti apa yang diinginkan

Elemen Estetis Pembentuk Logo
Sebagai bagian dari perencanaan corporate identity design, logo ibarat bagian tubuh yang mampu mengutarakan isi hati produk atau perusahaan. Dari sisi pemasaran, logo mempunyai fungsi identitas yang membedakan sebuah sebuah produk dengan produk lainnya. Kesemuanya itu tak lepas dari hakikat logo itu sendiri, sebagai sebuah karya seni rupa yang biasa berupa dwi matra (dua dimensi) atau tri matra (tiga dimensi). Sebagai karya seni rupa, sebuah logo tidak bisa lepas dari elemen-elemen senirupa dasar yang membentuknya seperti garis, bentuk, warna, ruang, tipografi dll. Seperti yang dikemukakan oleh John Murphy:

The successful designer of trademarks and logos needs to have basic intellectual and draftsmanship skills in addition to a sensitivity to the aesthetic elements of design.
- Murphy, John and Michael Rowe. How to Design Trademarks and Logos. Ohio: North Light Book, 1998.

Yang berarti, seorang perancang logo dan cap dagang yang sukses, perlu memiliki kepandaian dasar dan keterampilan dalam menggambar dalam hubungannya dengan kepekaan terhadap elemen estetika disain.

*Diolah dari berbagai sumber. Foto-foto didapat dari browsing di Google. Untuk tips membuat logo, coba download dokumen di tautan ini atau yang ini.

Lomba Logo Metropolitan Land

at 8/04/2009 , , View Comments

Kriteria Logo
  • PT. Metropolitan Land akan mulai dipopulerkan dengan nama METLAND
  • Dalam logo corporate Metropolitan Land yang baru, logo Metland digunakan sebagai induk Logo
  • Metland akan diaplikasikan pada logo proyek/unit, sehingga visual logo antara satu proyek/unit dengan proyek/unit yang lain akan sama dan berorientasi pada logo Corporate Metland
  • Pada penamaan proyek, didahului oleh kata Metropolitan + lokasi proyek, sebagai berikut:
  • Metropolitan Puri
  • Metropolitan Cibubur
  • Metropolitan Cileungsi
  • Metropolitan Bekasi
  • Metropolitan Menteng
  • Metropolitan Cibitung
  • Metropolitan Mal Bekasi
  • Logo dapat berupa logogram atau logotype atau gabungan keduanya
  • Logo corporate harus mencantumkan kata Metland
  • Logo proyek/unit harus mencantumkan kata Metropolitan.........(lokasi proyek)
  • Logo harus dapat mengkomunikasikan visi dari PT. Metropolitan Land sebagai perusahaan Pengembang yang Terkemuka dan Terpercaya
  • Warna logo harus mengandung unsur warna logo Grup Metropolitan – hijau tosca seri C50 Y50 (CMYK)
  • Penampilan logo sederhana, mudah diingat dan diterapkan pada berbagai kemungkinan teknik dan media baik 2 dimensi maupun 3 dimensi
Lingkup Pekerjaan
  • Desain logo Metland
  • Desain logo proyek/unit
Persyaratan Peserta
  • Terbuka untuk umum, perorangan atau perusahaan, kecuali panitia, dewan juri dan keluarganya
  • Tidak dipungut biaya pendaftaran Peserta melampirkan identitas diri
Jadwal Penerimaan dan Penjurian Batas akhir penerimaan logo adalah tanggal 10 Agustus 2009 Penjurian dilakukan tanggal 11-14 Agustus 2009 Panitia dan Dewan Juri tidak melayani surat menyurat pada lomba ini Keputusan juri tidak bisa diganggu gugat Semua karya menjadi hak milik PT. Metropolitan Land Dewan Juri Ir. Nanda Widya (Direktur Utama PT Metropolitan Land) Freddy (Direktur PT Metropolitan Land) Thomas J.A. (Direktur PT Metropolitan Land) Pandu Gunandito (Direktur PT Metropolitan Land) Wahyu Sulistio (GM Corporate Communications PT Metropolitan Land) Ketentuan Teknis
  • Peserta dapat mengirimkan maksimal 2 alternatif logo
  • Konsep diketik di kertas A4, 1,5 spasi
  • * Folder Logo : JPEG 300 dpi ( high quality )
  • * Folder Konsep Logo : Ms Word Identitas peserta ( Nama, No telpon, Divisi Pekerjaan ) Identitas dicantumkan pada folder konsep logo.
  • Lampirkan surat pernyataan yang berisi keterangan orisinalitas logo yang ditandatangani di atas meterai Rp.6000 (scanned)
  • Dokumen dikirimkan melalui email ke fmariani@metropolitanland.com atau wahyu@metropolitanland.com
Informasi lebih lengkap tentang Metropolitan Land dan proyek-proyeknya dapat diperoleh di www.metropolitanland.com Penentuan Penilaian
  • Orisinalitas karya
  • Relevansi logo dengan visi dan misi PT Metropolitan Land
  • Unsur estetika
Hadiah
  • Satu (1) pemenang berhak mendapat hadiah uang sebesar Rp. 5.000.000,- dan piagam penghargaan
  • Pajak ditanggung pemenang
  • Pengumuman pemenang akan dipublikasikan melalui e-mail blast ke peserta sayembara ini.
*Heuheuheu... 5 juta perak untuk Logo holding company yang 'turunannya' buanyak banget... Mangga aah...!

Logo Creation Process

at 6/11/2009 , View Comments


Pencil Logo Concepts


www.1stwebdesigner.com


Semua logo berawal dari sketsa. Sebaiknya tidak selalu mengandalkan komputer pada proses awal pengembangan logo. Penggunaan kertas kotak, juga bermanfaat karena membantu penyesuaian grid logo. Cek kumpulan gambar sketsa logo di sini: Logo Creation Process

Palang Merah jadi Intan Merah

at 2/22/2009 , View Comments

http://www.crwflags.com

Pernah lihat simbol ini? Bagi yang sudah, tentu Anda tahu bahwa ini adalah logo baru Komite Palang Merah Internasional, atau ICRC (International Commmite of the Red Cross). Selama ini, ada dua simbol yang digunakan sebagai bendera palang merah, yaitu logo tanda 'plus' berwarna merah (Red Cross), dan logo bulan sabit merah (Red Crescent). Logo ini baru mulai diperkenalkan tahun 2005, karya Željko Heimer.

Menurut penjelasan di situs Palang Merah Internasional, tahun 2005 lalu, pemilihan protokel ketiga untuk emblem gerakan palang merah ini memang tidak mudah. Peserta tak bisa mencapai kesepakatan mengenai penggunaannya, hingga akhirnya dilakukanlah voting untuk memutuskan. Melalui voting, akhirnya disetujui untuk menetapkan Red Crystal ini menjadi protokol ketiga emblem gerakan palang merah, selain Bulan Sabit Merah dan Palang Merah.

Ternyata, tidak mudah pula menerapkan keputusan ini. Perjalanan panjang menuju penerapannya, bisa dibaca di dokumen ICRC berikut.


The Red Cross and the Red Crescent emblems at ...
Persoalan logo palang merah ini memang agak unik. Varian logo palang merah yang lain, bulan sabit, muncul karena gambar 'plus' itu dianggap terlalu 'dekat' dengan salib. Sehingga, negara-negara Islam di Timur Tengah enggan menggunakan logo itu. Maka jadilah bulan sabit.

Di Israel, mereka juga lebih suka menggunakan logonya sendiri, bintang daud berwarna merah. Logo ini pernah diajukan ke konvensi di Genewa, tapi ditolak. Russia sempat punya varian sendiri, tapi hanya menggabungkan logo plus dan bulan sabit itu.

Nah, supaya logo-logo palang merah, yang seharusnya menjadi organisasi yang tidak berafiliasi dengan kepercayaan, ideologi, atau negara manapun, maka dibuatlah logo baru di atas. Nama resminya Red Diamond atau ada yang menyebut Red Crystal. Logo ini tidak bermaksud mengganti logo yang sudah ada, tetapi menjadi alternatif bagi gerakan palang merah dunia. Sejarah lengkapnya ada di website ICRC, The History of The Emblems.

Cerita lain yang menarik berkaitan dengan logo palang merah ini, perusahaan Johnson & Johnson pernah menuntut the American Red Cross, karena produk ARC ada yang menggunakan logo plus palang merah. J&J sudah mematenkan logo itu sebagai trademark-nya.

Nah lho... ceritanya ada di sini, berjudul Whose Red Cross to Bear? dari website AIGA.

Corporate Identity ala Petakumpet

at 12/10/2007 , View Comments


Inilah corporate identity-nya DKV UPETRA Surabaya. kereenn... Lengkapnya, baca aja disini.

Corporate Identity dan Sistem Identitas Visual

at 3/26/2005 , View Comments


Perkembangan teknologi pasca Perang Dunia II telah mengakibatkan produksi massal untuk barang-barang konsumsi. Saat itu, banyak orang percaya bahwa struktur ekonomi kapitalis akan menjadi ekspansi perekonomian dan kemakmuran yang berkelanjutan. Dengan cara pandang ini, muncul kredo "Good Design is Good Business" di dunia desain grafis pada era 1950-an.

Tingkat kesejahteraan masyarakat dan berkembangnya teknologi, kemudian menjadi saling terkait, dan mempengaruhi pertumbuhan korporasi. Mereka semakin peduli, bahwa citra dan identitas yang baik perlu dibangun dalam masyarakat yang semakin beragam dan berkembang. Desain pun dilirik sebagai solusinya, dianggap mampu berperan dalam membangun reputasi untuk kualitas dan kehandalan. Selain itu, tentu saja desain masih akan berperan dalam pembentukan identitas perusahaan melalui citra visual.

Pada abad pertengahan, penanda kepemilikan (hak cipta) sangat penting sebagai sarana untuk mengendalikan perdagangan. Sejak tahun 1700-an, para pedagang sudah mengenal simbol dagang dan stempel untuk produk mereka. Hadirnya revolusi industri yang menyuburkan pemasaran dan produksi barang-barang baru, telah menambah pentingnya tanda merek untuk identitas visual barang dagangan.

Tetapi identitas visual yang mulai marak di tahun 1950-an, telah berkembang lebih jauh, bahkan melebihi gagasan awalnya sebagai penanda merek atau simbol dagang. Wilayah dagang korporasi yang semakin hari semakin tidak dibatasi wilayah geografi, menimbulkan masalah dalam hal menjaga konsistensi citra mereka. Hal ini bisa diatasi dengan menyatukan semua bentuk komunikasi dagang mereka dalam satu sistem.

Tahap awal perkembangan identitas visual pasca era perang dunia kedua, muncul dari desainer yang selalu membuat tanda khusus pada karyanya. Mirip seperti lukisan yang selalu diberi tanda tangan, desainer ini menandai karyanya yang sudah diberikan kepada klien. Kemudian, The Columbia Broadcasting System (CBS) di New York City menyewa salah satu legend dalam pengembangan desain corporate identity; William Golden (1911-59). CBS menyewanya sebagai art director selama hampir dua dekade, menjadi penanggung jawab standarisasi identitas visual yang mempengaruhi seluruh proses komunikasi di perusahaan.


Efektivitas identitas korporat CBS tidak tergantung pada sistem yang tunggal dan ketat terhadap elemen visualnya, seperti penggunaan hanya satu jenis font saja untuk semua jenis komunikasi, dsb. Kualitas dan kecerdasan setiap solusi yang dimunculkan untuk setiap aplikasi media komunikasi perusahaan, memungkinkan identitas korporasi CBS terus berkembang.

Filosofi dan pendekatan untuk periklanan, mulai muncul sejak akhir 1940, dan awal 1950. Iklan-iklan tidak lagi dikerjakan oleh agensi dari luar, tetapi dikerjakan sendiri oleh staf di lingkungan perusahaan. Hal ini lalu memungkinkan CBS mempertahankan pendekatan yang unik dalam iklan-iklan dan karya grafis komersial lainnya. Mereka terkadang melibatkan para seniman seperti Feliks Topolski, René Bouche, dan Ben Shahn untuk membuat ilustrasi dalam karya-karya mereka.

Rancangan identitas korporat yang pertama kali dilakukan oleh CIBA (Society for Chemical Industry in Basel). Subyek utama kampanye itu bukan pada logo, tetapi terhadap konsistensi dalam visualisasi kemasan, stationary, penandaan, grafis pada materi promosi, dan visualisasi kendaraan. Direktur CIBA, James K. Fogleman, ingin khalayak melihat setiap media komunikasi korporat tersebut, termasuk iklan-iklan yang mereka produksi, dengan dua sasaran utama: menginformasikan produk terbaru, dan membangun reputasi korporat.  

Sementara banyak negara Eropa harus berjuang untuk keluar dari dampak Perang Dunia II, di Amerika Serikat relatif lebih aman. Lahirlah era industri dengan banyak perusahaan besar memegang peranan penting dalam perkembangan dan pemasaran produk/jasa. Selama periode 1950 dan 1960-an, banyak desainer  Amerika - termasuk Paul Rand, Lester Beall, Saul Bass, dan biro desain seperti Lippincott & Margules dan Chermayeff & Geismar - berani memilih corporate visual identification sebagai layanan utama mereka.

Di ujung abad ke-20, identitas visual mendapat peran yang semakin penting di era informasi. Ajang internasional seperti ajang olahraga, identitas negara dan pemerintahan, dan korporat multi nasional sangat membutuhkan sistem informasi yang menyampaikan identitas secara konsisten melalui desain grafis. Untuk menjawab tuntutan ini, sebuah program desain dengan pendekatan yang spesifik pada identitas dan sistem visual menjadi lahan garapan baru di bidang Desain Grafis.

Sumber: History of Graphic Design